Sudah Apes Nyebur Ladang, Pengemudi Kena Getok Biaya Derek
Si empunya mobil menyesal tak bertanya tentang harga derek.
Dream – Apes bukan main. Inilah yang dialami oleh seorang pria di Vietnam yang bernama Duong Van Thuong. Truk pikap Chevrolet Colorado miliknya nyemplung ladang.
Penderitaannya Duong belum berakhir sampai di situ. Saat memanggil derek penyelamat yang membawa mobilnya ke garasi, Duong kena getok tagihan biaya yang sangat besar.
Dikutip dari Zing.vn, Selasa 9 Juli 2019, kejadian ini berlangsung pada Juni 2019. Dia mengemudikan Colorado jam 03.00 di Gia Loc, Hai Duong, Vietnam. Saat kecelakaan terjadi, mobilnya masuk ke dalam sawah.
Akibatnya, truk yang berjarak beberapa meter dari tanggul tak bisa ditarik ke atas. Kepala mobil penyok dan bumper depan penyok.
“ Saat kecelakaan terjadi, saya keluar dari mobil. Ponsel jatuh ke air. Saya hanya bisa menelepon istri untuk menemukan nomor darurat di internet. Saya memilih layanan Rescue Center 118,” kata dia.
Karena mengantuk, Duong tertidur saat mobilnya sedang diderek. Bangun-bangun, dia menemukan mobilnya ditarik ke garasi Ha Thanh di Ngoc Hoi.
Tagihannya Bikin Mata Mendelik
Duong terkejut bukan main ketika melihat tagihan untuk menderek dan membawa kendaraannya ke garasi. Dengan jarak lebih dari 60 kilometer, Duong harus membayar tagihannya 20 juta dong atau sekitar Rp12,14 juta.
“ Saya tidak bisa tidak kaget. Saya pikir biaya penyelamatan paling banyak beberapa juta,” kata dia.
Duong menyesal karena tidak menanyakan harganya terlebih dahulu. “ Jadi, mobil ditarik ke Hanoi dan tiba-tiba harganya begitu tinggi,” kata dia.
Kejutan tak cukup di situ. Duong diberi tahu oleh petugas garasi bahwa akan bebas biaya kalau meninggalkan mobil di bengkel.
“ Petugas bengkel member tahu bahwa mobil jatuh ke air kotor. Biaya perbaikannya sekitar 30 juta—40 juta dong (Rp18,21 juta—Rp24,29 juta) dan harus parkir selama sebulan,” kata dia.
Duong mengatakan bahwa mekanik juga akan melakukan mesin uji untuk mengetahui seberapa besar kerusakaannya.
Negosiasi Ulang Biaya
Setelah berkonsultasi dengan teman, Duong memutuskan tidak memperbaik kendaraan di tempat itu. Dia menghubungi pusat penyelamatan 118 untuk menegosiasikan ulang biaya penarik kendaraan. Tapi, operator mengkonfirmasi harus membayar 20 juta dong.
Untuk mendapatkan kendaraannya kembali, Duong harus membayar sejumlah uang itu. Mobilnya kemudian diperbaiki dan cerminnya dibetulkan. Perbaikannya mencapai 5,4 juta dong (Rp3,28 juta) dan perbaikannya berlangsung sepuluh hari.
Duong mengatakan bahwa unit penyelamat mengambil kesempatan ketika pengemudi lupa menanyakan harganya terlebih dahulu.
“ Pusat penyelamatan itu tidak professional. Mobil derek menaikturunkan tali dan membuat kaca spion jatuh dan kaca pecah. Tapi, penyelamat menyangkal dan menyalahkan saya,” kata dia.

Komentar
Posting Komentar