Turun Harga, Menu Baru Warung 'Bu Anny' Tetap Bikin Elus Dada
Harganya terbilang masih mahal untuk sebuah warung lesehan.
Dream - Warung seafood lesehan Bu Anny belakangan ini mendadak viral di media sosial. Bukan perkara rasanya, melainkan karena harga yang sangat mencekik.
Berawal dari unggahan berisi keluhan pembeli yang tidak terima karena dipatok biaya Rp700 ribu, warung ini mendadak sepi pembeli.
Tempat itu ditutup sementara selama tiga hari.
Warung yang berlokasi di sebelah Kantor Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu akhirnya berinisiatif membuat daftar harga baru.
Menilik dari akun Instagram @makassar_iinfo, pemilik warung yang bernama Mutiani (43) itu mengeluarkan harga yang lebih ekonomis.
Berawal dari unggahan berisi keluhan pembeli yang tidak terima karena dipatok biaya Rp700 ribu, warung ini mendadak sepi pembeli.
Tempat itu ditutup sementara selama tiga hari.
Warung yang berlokasi di sebelah Kantor Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu akhirnya berinisiatif membuat daftar harga baru.
Menilik dari akun Instagram @makassar_iinfo, pemilik warung yang bernama Mutiani (43) itu mengeluarkan harga yang lebih ekonomis.
Meski begitu, sebagian warganet masih menganggap harga tersebut terbilang mahal. Apalagi untuk sebuah warung lesehan di daerah Jawa Tengah.
Dari daftar menu, terlihat bahwa makanan termurah jatuh pada nasi putih seharga Rp5 ribu dan yang termahal kepiting saus tiram dan bakar seharga Rp150 ribu.
Warganet juga geleng kepala melihat harga menu yang seharusnya tidak semahal itu, seperti tempe goreng yang dipatok seharga Rp15 ribu.
"Tempe goreng doang 15k, mending masak sendiri," ujar @amrika.ns.
"Ini udah mending, yg dulu cha kangkung 45rb itu mungkin ambil kangkungnya di sungai amazon, nglewatin anaconda tidur," balas @fathony_ar.
"Kepiting apa yg 150rb keterlaluan . Saya tinggal di papua saja yg jauh lebih mahal biaya hidupnya tidak segitu sampe sgtu harga kepiting," kata @reri072192 menimpali.
"Ga sekalian kobokan di kasih harga juga," celetuk @ikmalikshan.
2 dari 3 halaman
Viral Pemudik Makan Seafood Pinggir Jalan 'Digetok' Sampai Rp 700 Ribu
Dream - Seperti tak pernah berakhir, kasus bon tagihan dengan harga selangit kembali ramai dibicarakan. Yang menyesakkan dada, menu yang dibeli biasa saja. Rumah makannya pun bukan di resto mewah, melainkan hanya warung pinggir jalan.
Pengalaman menyesakkan dada itu datang dari unggahan akun instagram @infokejadianmakasar.
Dari unggahan itu diceritakan seorang pengendara yang melintas di kawasan Tegal dalam perjalanan mudik mampir untuk makan di warung sederhana.
Pesanannya hanya berupa nasi, cah kangkung, dan cumi dengan banderol harga Rp 220 ribu!
Dalam unggahan juga terlihat sang pembeli merekam perbincangan dengan sang penjual.
Ia menanyakan kenapa harganya sangat mahal. Penjual yang seorang ibu-ibu ini berdalih karena harga bahan bakunya sangat mahal.
Ternyata kisah ini tak hanya dialami satu orang, Ada juga yang menyantap nasi, kepiting, udang dan cumi serta 2 gelas es teh. Total harga yang harus dibayar Rp 700 ribu.
3 dari 3 halaman
Jebakan Betmen
Melihat unggahan ini netizen sontak membanjirinya dengan beragam komentar.
" Jebakan betmen begini banyak di Pantura. Hati2. Kalau makan di area jalan pantura kemudian menunya tidak tercantum harga, mending cari yang lain," saran seorang netizen.
" Perasaan cumi, kangkung, nasi. Rata-rata harganya gak sampe Rp 50 ribu," tambah netizen lain.
Menjelang puncak arus mudik memang kerap ditemukan warung-warung nakal yang suka mengetok harga makanan seenaknya.
Buat sahabat dream yang akan mudik atau sedang dalam perjalanan mudik, harap lebih teliti dan hati-hati ya.

Komentar
Posting Komentar